Jodoh
Aku tidak tau memulainya darimana, tapi yang pasti ketika kata itu muncul dalam hidupku hanya namamu yang terbesit. Aneh, tapi aku tidak mengada-ada soal itu. Kamu tau, bagaimana caraku memulai hari tanpa memikirkan mu disetiap hariku. Apakah kamu tau alasanku menceritakan tentang mu disini. Yap, betul sekali. Karena tingkat membaca masyarakat Indonesia masih rendah jadi kemungkinan cerita ini rame sangatlah kecil. Aku tidak mengungkapnya di manapun bahkan ke khodamku sekalipun. Selain malu, aku juga penakut akan penolakan lainnya. Andai kamu tau, aku bukanlah wanita yang mudah, alasanku mengajakmu ke jenjang yang lebih serius meski baru kenal, karena aku yakin sama perasaanku, diriku pernah kehilangan karena terlalu lama menunda, diriku pernah ditinggalkan karena terlalu memendam. Jujur aku takut kamu seperti dia, aku takut kamu suatu saat berfikir bahwa aku tidak berguna lagi dalam hidupmu, aku takut kamu menilaiku sampah yang busuk sehingga harus dibuang. Mereka mengira, aku ya...